DEFORMITAS TULANGgg

March 16, 2018 | Author: Anonymous | Category: Documents
Share Embed


Short Description

Deformitas musculoskeletal adalah kelainan dan trauma pada sistem ...... permen-kesehatan-nomor-75-tahun-2014-tentang-pu...

Description

DEFORMITAS TULANG

BAB II KONSEP DASAR DEFORMITA DEF ORMITAS S A. DEFINISI DEFORMITAS Deformitas musculoskeletal adalah kelainan dan trauma pada sistem muskuloskeletal yang  bermanifestasi dari bentuk yang abnormal dari ekstremitas atau batang tubuh. Deformitas/malformasi bawaan adalah: kelainan atau defek yang bias terjadi, ketika didalam kandungan dan terlihat pada waktu lahir dan dapat pula terjadi dalam perkembangan anak di kemudian hari. Kadang kadang kelainan yang ada tidak terlihat secara fisik, tetapi terdapat kelainan biokimiawi atau histologik yang dapat berkembang di kemudian hari. Berdas Berdasark arkan an beberap beberapaa defini definisi si deform deformita itass sepert sepertii yang yang telah telah tercan tercantum tum diatas diatas,, kami kami menyimpulkan bahwa deformitas merupakan kelainan bawaan pada sistem muskuloskeletal yang tidak terlihat pada usia dini namun dapat berkembang di kemudian hari.

B. KLASIFIKASI DEFORMITAS 1. Deformitas pada sedi

a. Macammacam deformitas sendi !" Bergesernya sendi #ermukaan sendi dapat bergeser terhadap permukaan lainnya dan bila hanya sebagian yang  bergeser disebut sublukasi disebut sublukasi dan bila seluruhnya disebut dislokasi. $" Mobilitas sendi yang berlebihan % excessive mobility of the joint " Kapsul dan ligament sendi meruakan jaringan fibrosa yang berfungsi mengamankan sendi dari gerakan gerakan yang yang abnorm abnormal. al. &pabi &pabila la terdapa terdapatt kelema kelemahan han %laxity" laxity" kapsul/ ligament karena suatu sebab, akan terjadi kecenderungan hpermobilitas sendi. '" Mobilitas sendi yang berkurang % restricted restricted mobility of the joint " #ada keadaan ini terjadi gangguan gerakan sendi karena salah satu sebab sehingga sehingga kemampuan kemampuan  pergerakan sendi kurang dari normal.

 b. #enyebab deformitas pada sendi

!" #ertumbuhan abnormal bawaan pada sendi (angguan stabilitas sendi dapat terjadi sejak lahir, misalnya pada dislokasi panggul bawaan % conge congeni nita tall disl disloc ocat atio ion n of the the hip hip " atau atau fibr fibros osis is pada pada jari jaringa ngan n seki sekita tarr send sendii %mis %mis,, pada pada arthrogriposis multiple congenital". $" Dislokasi akuisita Disl Dislok okas asii sendi sendi dapa dapatt pula pula terj terjad adii seca secara ra akuis akuisit itaa %did %didap apat at"" baik baik kare karena na traum traumaa %yan %yang g mengakibatkan robekan pada ligament", infeksi tulang, atau karena instabilitas sendi. '" )ambatan mekanis #ada osteoarthritis atau fraktur intraartikuler, permukaan sendi menjadi ireguler sehingga terjadi ketidakseimbangan % incongruous " permukaan sendi dan dapat menimbulkan gangguan gerakan sendi akibat adanya blok yang bersifat mekanis. *" &dhesi sendi #ada suatu suatu infeksi, infeksi, misalnya misalnya penyakit penyakit arthritis arthritis septic atau arthritis arthritis rheumatoid rheumatoid dapat terjadi adhesi pada sendi yang bersangkutan. +" Kontraktur otot Deformitas sendi dapt pula disebabkan oleh kontraktur otot, misalnya akibat spasme otot yang  berkepanjangan atau pada is!emia "o#!ma. " Ketidakseimbangan otot Keti Ketida daks ksei eimb mbang angan an otot otot dapat dapat meny menyeb ebabk abkan an defor deformi mita tass sendi sendi,, misal misalny nyaa pada pada penya penyaki kitt  poliomyelitis, paralisis yang yang bersifat flaksid/ spastic dan paralisis serebral. serebral. -" Kontraktur fibrosa dan fasia dan kulit % fibrous % fibrous contractures contractures of fascia and skin " Deformitas sendi dapat pula terjadi akibat kontraktur fasia dan kulit, baik kontraktur akibat adanya jaringan parut pada kulit/ fasia karena suatu sebab % mis, luka bakar " ataupun kontraktur  D$p$%ter . " ekanan ekanan eksternal ekanan yang terusmenerus pada sendi di suatu sisi tertentu akan menyebabkan trauma pada

sisis tersebut dan akan mengakibatkan gangguan sendi. 0" Deformitas sendi yang tidak jelas kausanya Dalam Dalam kelomp kelompok ok ini dimasu dimasukkan kkan deform deformita itass sendi sendi yang yang kausany kausanyaa tidak tidak diketa diketahui hui % mis, mis, skoliosis". &. Deformitas M$s!$#os!e#eta#

a. Deformitas yang dapat terjadi pada tulang !" Ketidaksejajaran tulang % loss % loss of alignment " ulang panjang dapat mengalami gangguan dalam kesejajaran % alignment " karena terjadi deformitas torsional atau deformitas angulasi. $" &bnormalitas panjang tulang % abnormal length " Kelainan panjang pada tulang dapat berupa

!" #ertumbuhan abnormal bawaan pada sendi (angguan stabilitas sendi dapat terjadi sejak lahir, misalnya pada dislokasi panggul bawaan % conge congeni nita tall disl disloc ocat atio ion n of the the hip hip " atau atau fibr fibros osis is pada pada jari jaringa ngan n seki sekita tarr send sendii %mis %mis,, pada pada arthrogriposis multiple congenital". $" Dislokasi akuisita Disl Dislok okas asii sendi sendi dapa dapatt pula pula terj terjad adii seca secara ra akuis akuisit itaa %did %didap apat at"" baik baik kare karena na traum traumaa %yan %yang g mengakibatkan robekan pada ligament", infeksi tulang, atau karena instabilitas sendi. '" )ambatan mekanis #ada osteoarthritis atau fraktur intraartikuler, permukaan sendi menjadi ireguler sehingga terjadi ketidakseimbangan % incongruous " permukaan sendi dan dapat menimbulkan gangguan gerakan sendi akibat adanya blok yang bersifat mekanis. *" &dhesi sendi #ada suatu suatu infeksi, infeksi, misalnya misalnya penyakit penyakit arthritis arthritis septic atau arthritis arthritis rheumatoid rheumatoid dapat terjadi adhesi pada sendi yang bersangkutan. +" Kontraktur otot Deformitas sendi dapt pula disebabkan oleh kontraktur otot, misalnya akibat spasme otot yang  berkepanjangan atau pada is!emia "o#!ma. " Ketidakseimbangan otot Keti Ketida daks ksei eimb mbang angan an otot otot dapat dapat meny menyeb ebabk abkan an defor deformi mita tass sendi sendi,, misal misalny nyaa pada pada penya penyaki kitt  poliomyelitis, paralisis yang yang bersifat flaksid/ spastic dan paralisis serebral. serebral. -" Kontraktur fibrosa dan fasia dan kulit % fibrous % fibrous contractures contractures of fascia and skin " Deformitas sendi dapat pula terjadi akibat kontraktur fasia dan kulit, baik kontraktur akibat adanya jaringan parut pada kulit/ fasia karena suatu sebab % mis, luka bakar " ataupun kontraktur  D$p$%ter . " ekanan ekanan eksternal ekanan yang terusmenerus pada sendi di suatu sisi tertentu akan menyebabkan trauma pada

sisis tersebut dan akan mengakibatkan gangguan sendi. 0" Deformitas sendi yang tidak jelas kausanya Dalam Dalam kelomp kelompok ok ini dimasu dimasukkan kkan deform deformita itass sendi sendi yang yang kausany kausanyaa tidak tidak diketa diketahui hui % mis, mis, skoliosis". &. Deformitas M$s!$#os!e#eta#

a. Deformitas yang dapat terjadi pada tulang !" Ketidaksejajaran tulang % loss % loss of alignment " ulang panjang dapat mengalami gangguan dalam kesejajaran % alignment " karena terjadi deformitas torsional atau deformitas angulasi. $" &bnormalitas panjang tulang % abnormal length " Kelainan panjang pada tulang dapat berupa

tulang memendek/ menghilang sama sekali atau panjangnya melebihi normal. '" #ertumbuhan abnormal tulang % bony outgrowth " &bnormalitas pertumbuhan tulang dapat terjadi akibat adanya kelainan pada tulang, misalnya osteoma atau ostekondroma.  b. #enyebab deformitas tulang !" #ertumbuhan abnormal bawaan pada tulang % Kongenital " Kelainan bawaan pada tulang dapat berupa aplasia, dysplasia, duplikasi atau pseudoartrosis. $" 1raktur  Deformitas juga dapat terjadi akibat kelainan penyembuhan fraktur berupa mal-union atau nonunion. union. Kelainan lain, yaitu fraktur patologis yang terjadi karena sebelumnya sudah ada kelainan  patologis pada tulang. '" (angguan pertumbuhan lempeng epifisis (angguan pertumbuhan lempeng epifisis, baik karena trauma maupun kelainan bawaan, dapat menyebabkan derfomitas tulang. *" #embengkokan abnormal tulang % bending of abnormally soft bone " #ada keadaan tertentu, dapat terjadi pembengkokan tulang, misalnya pada penyakit metabolic tulang yang bersifat umum, rakitis atau osteomalasia. +" #ertumbuhan berlebih pada tulang matur % overgrowth overgrowth of adult bone bon e " Pa'ett % osteitis deformans ", terjadi penebalan tulang. #ada #ada kelain kelainan an yang yang disebu disebutt penyaki penyakitt Pa'e Kelainan ini dapat pula terjadi pada osteokondroma karena terjadi pertumbuhan local.

DEFORMITAS KONGENITA KONGENI TAL L PADA PADA SISTEM MUSKULOSKELETA MUSKULOSKELE TAL L Beberapa keadaan, sering kita dapatkan kelainan pada sistem muskuloskeletal yang sudah diderita klien sejak lahir. Masalah adanya kelainan dan perubahan bentuk tubuh sangat memberi dampak pada psikologis klien yang menderita kelainan konginetal sistem muskuloskeletal karena selain klien yang biasanya anakanak minder dalam pergaulan, juga memberi dampak pada orang tua yang cemas akan perkembangan anaknya. 2nsiden kelainan ini sulit ditentukan karena kadang kala kelainan yang ada sangat minimal dan sulit dibedakan dengan keadaan normal sehingga tidak terdeteksi pada waktu lahir. )anya sebesar '3 dari kelainan bawaan yang dapat diamati  pada bayi baru lahir dan pada usia satu tahun dapat mencapai 3. 1. Fa!tor Pe%e(a(

Kelainan kongenital adalah kelainan atau defek yang dapat terjadi ketikan didalam kandungan dan terlihat pada waktu lahir dan dapat pula terjadi dalam perkembangan anak dikemudian hari. Kadangkadang kelainan yang ada tidak terlihat secara fisik, tetapi terdapat kelainan biokimiawi atau histologis yang dapat berkembang dikemudian hari.

4alaupun penyebab pasti belum ditemukan, ada beberapa faktor yang berhubungan dengan kelainan kongenital, meliputi: a.

1aktor (enetik  Kelainan bawaan dapat ditransmisikan melalui gen kromosom sel telur dan sperma dan ditransmisikan dalam kelainankelainan yang spesifik sesuai dengan hukum mendel. Bila faktor  genetik ini bersifat dominan, kelainan akan memberikan manifestasi klinis pada anak yang  bersifat herediter. Kelainan bawaan juga dapat disebabkan oleh mutasi gen. Beberapa kelainan genetik yang dikenal, antara lain 5indrom Down dan 6steogenesis 2mperfekta

 b. 1aktor 7ingkungan Melalui beberapa penelitian pada hewan percobaan, faktor lingkungan telah dibuktikan dapat menyebabkan kelainan bawaan. Beberapa keadaan yang diketahui mempunyai efek teratogenik, yaitu: !"

 Faktor Hormonal. Misalnya, )ipoglikemia karena bermacammacam sebab termasuk  hiperinsulinisme yang dapat menyebabkan kelainan bawaan.

$"

Obat-obatan.

6batobatan

juga

dapat

menimbulkan

kelainan.

Misalnya,

talidomid,

hiper8itaminosis &, dan obatobat endokrin seperti &9) atau kortison. '"  Defisiensi nutrisi. Defisiensi nutrisi terutama defisiensi ribo8lamin %B $" dapat menyebabkan kelainan bawaan. *"  at-!at kimia. at;at kimia terutama logam berat seperti #b, nitrat, atau merkuri. +"  "adiasi.  ntuk menegakkan diagnosis dibagi dalam beberapa fase pertumbuhan, meliputi fase prenatal dan fase anakanak. a.

1ase prenatal. #emeriksaan janin dalam kandungan untuk mengenali kelainan genetik dapat dilakukan dengan pemeriksaan D?&. Dengan diagnosis prenatal, kelainan bawaan yang serius  pada janin dapat dideteksi sehingga memberikan pilihan kepada orang tua untuk melakukan abortus medisinasi secara selektif. #emeriksaan lainnya juga dapat dilakukan pada fase ini adalah sebagai berikut:

!"

#emeriksaan ultrasound. #emeriksaan ultrasound lebih disaenangi karena kurang beresiko dibandingkan dengan pemeriksaan lain %misalnya amniosintesis". 5esudah minggu ke$= kehamilan, ultrasound dapat mendeteksi adanya keadaan abnormal pada janin seperti defek  saluran neural %neural tube".

$"

5krining maternal. 5krining maternal dilakukan melalui pemeriksaan cairan aminon. #eningkatan kadar alfa fekton protein %&1#" merupakan indikasi adanya defek susunan saraf dan sebaliknya pada sindrom down kadar &1#nya lebih rendah da ri normal.

'"

&mniosintesis. Dengan anestesia lokal, cairan amnion diambil sebanyak $=ml untuk   pemeriksaan kromosom dan biokimiawi.

*"

#emeriksaan 8ilus korion. #emeriksaan 8ilus korion dilakuikan dengan mengambil jaringan korion pada minggu ke dan minggu ke!= kehamilan. Mesenkim fibroblas dapat dikultur untuk   pemeriksaan kromosom, biokimia, dan analisis D?&.

 b.

1ase anakanak. 1ase ini, pemeriksaan untuk menetapkan diagnosis, dibedakan antara  pemeriksaan pada bayi dan pemeriksaan pada anak.

!" #emeriksaan pada bayi >ntuk mendiagnosis kelainan bawaan pada bayi, dilakukan pemeriksaan sistem muskuloskeletal yang merupakan bagian integral pemeriksaan pediatrik pada bayi yang baru lahir. Melalui  pemeriksaan ini, beberapa kelainan bawaan ortopedi dapat diketahui secara dini. #emeriksaan ini  juga berguna untuk mendeteksi atau mengetahui adanya trauma kelahiran, yaitu fraktur pada anggota gerak atas atau bawah atau paresis fleksus brakialis. rauma kelahiran biasanya terjadi  pada persalinan yang sulit seperti pada persalinan letak sungsang. Bila pada pemeriksaan ditemukan kelainan bawaan, dianjurkan untuk memeriksakan secara teratur bayi tersebut sampai dengan usia ! tahun, dan bila perlu lakukan koreksi yang lebih dini. 5tandar pemeriksaan ortopedi pada bayi terdiri atas:

a" #emeriksaan umum #emeriksaan pergerakan sendi pada bayi dilakukan dengan mengamati gerakan spontan bayi atau gerakan pasif bayi melalui suatu stimulasi. #ada pemeriksaan, diperhatikan pula sikap berbaring  bayi yang merupakan gambaran sikap intrauterinnya, dan ini memberikan perkiraan besar   jangkauan pergerakan sendinya. Kedudukan normal intrauterin janin adalah tungkai bawah menyilang dalam posisi rotasi eksterna, pada posisi ini diharapkan bayi mempunyai gerakan abduksi penuh pada kedua tungkai. 5ecara normal sendi punggul, lutut, serta siku pada bayi tidak  dapat diekstensikan secara penuh dan hal ini biasanya berlangsung beberapa minggu.  b" #emeriksaan status local #emeriksaan status lokal pada bayi dilakukan secara head to toe atau pemeriksaan fisik dari kepala sampai ujung kaki. Menurut 9hairudin
View more...

Comments

Copyright © 2017 ZILADOC Inc.